Sunday, September 4, 2011

Konsep Syukran dan ‘Afwan


Suatu ketika ada teman yang mengucapkan syukran ke saya. Kemudian saya jawab sesuai dengan kebiasaan orang Arab dengan kata ‘afwan. Sesaat kemudian, teman saya itu bertanya, “Kok minta maaf, din?”… (‘afwan = maaf). Saya menjelaskan kalo orang Arab diberik ucapan syukran, maka jawabannya adalah ‘afwan. hehe…teman saya terkekeh.

Ada yang bisa kita pelajari dari kebiasaan orang Arab ini. Ketika diucapkan padanya kata Syukran maka jawabannya adalah ‘Afwan. Mereka masih merasa perlu meminta maaf ketika sudah berbuat baik kepada seseorang. Mereka merasa bahwa seharusnya masih bisa melakukan lebih daripada itu, namun yang dilakukan hanya sebatas itu. Sehingga masih merasa perlu mengucap kata ‘Afwan.
Bingung ya? Saya juga bingung gimana mau ngejelasinnya… :D

Langsung ke contoh aja deh..
‘Ali memberi ‘Umar makanan berupa nasi goreng (di Arab ada nasi goreng ga ya? nasgor kan dari China). Kemudian ‘Umar berucap “Syukran wa jazaakallah.” ‘Ali karena merasa seharusnya mampu memberikan lebih daripada nasi goreng mengucapkan, “Afwan wa iyyaka.”
Yah, semoga dari contoh itu bisa ditangkap isi pesannya.

Begitulah kurang lebih konsep syukran dan ‘afwan. Tidak seperti orang Indonesia yang kalo diucapkan padanya terima kasih, maka jawabannya adalah sama-sama. Seolah dia memang pantas untuk mendapatkan ucapan terima kasih itu. Yang dilakukan orang Indonesia ini sama dengan yang dilakukan oleh orang yang menggunakan bahasa Inggris.Thank You, maka jawabannya adalah you’re welcome atau doesn’t mind.
Saya lebih sepakat dengan kebiasaan orang Arab mengenai konsep terima kasih ini.

Satu hal lagi, orang Arab atau orang yang menggunakan bahasa Arab, sangat senang sekali dalam tutur katanya mendoakan orang lain. Misalnya dalam pengumuman hasil ujian. Maka selain Lulus, istilah lainnya adalah bukan Tidak Lulus, melainkan Semoga Allah Mengizinkan di lain waktu.

Sungguh indah sekali jika kita senang menebar doa kepada lawan bicara kita dalam keseharian kita.
Baarokallahu fiik bagi yang membaca tulisan ini. Semoga bermanfaat.

* all credit to : http://dinoyudha.wordpress.com/2010/01/17/konsep-syukran-dan-afwan/#comment-2602

2 comments:

SoutulMujahid said...

owhh.. mcm tu ke.. patutlah.. sy pun pelik juga sebenarnya sebelum ni

rupa2nya ada konsep 'adat dan masyarakat' dalam bahasa arab ye?

*kenapa penulisan ni macam penulisan indonesia?

**kenapa delete acc fb? hmmm~

Itminaan said...

*entry diambil dr satu blog Indonesia seperti yg saya nyatakan diakhir entry.

** Kindly refer to this post for reason; http://itminaan90.blogspot.com/2010/03/allah-is-really-really-great.html